Kamis, 12 November 2009

5 Rahasia Jadi Supermodel Professional


MENJADI Model Professional papan atas memang tidaklah mudah. Selain harus meniti karier dari bawah, juga harus bersikap profesional di setiap kesempatan.

Pengalaman itu pula yang juga dirasakan supermodel Heidi Klum. Wanita cantik yang kini mengukir prestasi sebagai aktris dan presenter televisi ini mengaku punya resep khusus menjadi model professional papan atas.

Simak penuturan Heidi Klum mengenai lima kunci sukses menjadi supermodel, seperti dikutip Instyle:

Punya tujuan yang harus dicapai

Apabila Anda ingin sukses dalam bidang model professional yang sedang digeluti, maka Anda harus memiliki gambaran tentang masa depan. Ketika saya ingin menjadi model pun, saya bercita-cita menjadi salah satu model professional terbaik. Anda pun bisa melakukan hal yang sama.

Belajar

Dalam dunia model ternyata banyak hal yang harus dipelajari. Tidak hanya belajar sebagai foto model professional yang baik saja, tetapi harus mengetahui siapa saja yang berperan dalam karier kita. Misalnya, saya ingin mengetahui siapa fotografer atau stylish yang akan menangani saya, termasuk dalam majalah apa foto saya akan dimuat. Begitu pun yang harus Anda lakukan. Jika Anda ingin memperdalam bidang tertentu, maka Anda harus mempelajarinya dengan sungguh-sungguh dan mengetahui segala sesuatu yang berhubungan dengan karier Anda.

Bekerja dengan rasa percaya diri

Hasil kerja keras yang baik tentu saja didapatkan dari rasa percaya diri yang kuat. Untuk itulah Anda jangan menunjukkan sikap takut atau khawatir kepada semua orang, meskipun perasaan gugup sering kali menghinggapi hati setiap seseorang.

Anda pun sebagai model professional bisa mengatasi rasa gugup selama di atas catwalk. Caranya, tataplah mata orang-orang di sekeliling Anda dan katakan dalam hati bahwa inilah momen yang Anda inginkan sejak lama. Yakinlah bahwa apa yang Anda lakukan kali ini merupakan yang terbaik.

Terbuka terhadap hal-hal baru

Sikap terbuka terhadap banyak hal tentu saja sangat diperlukan. Jika ingin sukses, maka Anda pun harus bisa bersikap terbuka terhadap hal-hal baru. Anda juga harus menyikapi pengalaman yang belum Anda terima sebelumnya itu secara positif.

Kerja keras

Untuk menggapai kesuksesan, maka Anda harus bekerja keras dan jangan sekali pun menyerah pada keadaan. Banyak orang yang mengatakan ingin memiliki karier seperti saya, maka jawabannya adalah kerja keras dan tidak pernah menyerah pada apa pun juga.

lifestyle.okezone.com

Minggu, 08 November 2009

Tips Selektif Dalam Memilih Model Professional

KESUKSESAN sebuah peragaan busana memang tidak lepas dari peran serta dari sang Model Professional. Tugas mereka pun tak sederhana, sekadar memeragakan busana. Tetapi mereka juga berstrategi mencuri perhatian bagi klien yang ***ndang. Pantas jika kemudian banyak perancang yang sangat selektif dalam melibatkan model di acara show mereka.

"Memang ada kriteria khusus buat model professional. Hanya, setiap perancang menetapkan kategori yang berbeda-beda. Biasa ditentukan oleh kebutuhan, semisal kebutuhan akan wanita bermuka indo, oriental, ataupun melayu. Kemudian bisa pula berdasarkan dari bentuk tubuh yang berisi, kurus, ataupun standar. Tergantung dari konsep daripada si desainer tersebut," papar desainer Musa Widyatmodjo yang ditemui okezone di sela-sela pembuatan koleksi untuk gelar show tunggal, belum lama ini.

Musa pun menambahkan, ada alasan kenapa para perancang selalu mencari model professional yang bertubuh tinggi atau jangkung. Menurutnya, kalau kita lihat dari jauh di catwalk, kalau modelnya pendek pasti tidak akan kelihatan. Nah, itu merupakan kebutuhan presentasi saja.

Untuk mengetahui detail pandangan Musa soal model professional yang menjadi pintu kesuksesan sebuah peragaan busana bisa dilihat dari petikan wawancara khusus berikut ini:

1. Okezone: Bagaimana Anda memilih model professional untuk pergelaran show tunggal nanti?

Musa Widyatmodjo: Kalau dalam karakter show saya, saya memilih model professional berdasarkan karakter bahwa saya ingin ada oriental look-nya. Ada sifatnya ke China dan Melayu/Indonesia. Hal itu pastinya disesuaikan dengan konsep rancangan yang saya bawakan.

Kemudian saya harus memberikan kesan ada di bagian-bagian tertentu di mana saya butuh model yang badannya padat berisi, sehingga bentuk bajunya jatuhnya bagus. Tapi ada di model-model tertentu, justru saya butuh karakter untuk memakai baju yang longgar dan lain sebagainya.

2. Okezone: Masih adakah untuk model professional dengan karakter lain?

Musa Widyatmodjo: Oh iya. Saya juga memilih model professional yang karakternya sangat elegan dan memberikan aura yang mahal. Jadi bukan aura yang maskulin dan bukan aura yang kasual.

3. Okezone: Bagus tidaknya sang model professional membawakan busana, apakah juga ada peran langsung dari si desainer?

Musa Widyatmodjo: Ya itu biasanya terjadi kolaborasi antara desainer, model, dan koreografer. Bahwa desainer hanya ingin memberikan satu ungkapan ini lho yang ingin saya tampilkan. Konsep-konsep wanita yang cantik, anggun, eksklusif, dan priyayi. Itu diterjemahkan oleh si koreografer, kemudian diterjemahkan lagi oleh si model.

5. Okezone: Selain ukuran fisik, bagaimana dengan pengalaman dari si model professional?

Musa Widyatmodjo: Oh iya, saya juga melihat bahwa keluwesan itu penting dan pengalaman juga penting. Tapi juga perlu diingat bahwa kita juga harus melihat bahwa kadang-kadang kita juga perlu, misalnya memakai model professional yang baru dengan alasan karena mukanya lebih fresh atau lebih segar.

Kadang-kadang kita memakai model senior dengan alasan tertentu. Misalnya, karena target marketnya memang yang senior atau bentuk tubuhnya yang tidak se-shape model sekarang. Pastinya ada alasan bisnisnya.

lifestyle.okezone.com

Rabu, 04 November 2009

Foto Prewedding Gaya "Urban Pop Culture"



Jalan berdua pasangan bergandengan tangan dengan kostum yang seragam: atasan berwarna putih polos berpadu celana jeans dengan tangan menunjuk ke atas serta mata menerawang. “Duh.. Plis deh.. Ini mah basi euy!..”

Banyak sekali sekarang studio foto yang menawarkan Portrait Package untuk wedding maupun prewedding. Maksudnya, bergaya ala manusia perkotaan dengan nuansa pop. Gaya hidup manusia urban cenderung cuek, apa adanya, dekat dengan keseharian, dan sangat terpengaruh dengan budaya pop di zamannya. Kita bisa coba bergaya ala pop tahun 60-an dengan warna-warnanya yang agak usang plus kaca mata Jackie-O dan kalung beads yang besar-besar dan warna-warni (yang kebetulan sekarang sedang ‘in’!). Atau bisa juga mengadopsi gaya pop tahun 80-an dengan topi softballnya, kemeja yang kerahnya dinaikkan atau kemeja yang ujungnya diikat ala Club Eighties ^_^ Buat kamu yang menyukai gaya vintage, cocok banget tuh!! . Dengan nuansa kehijauan, kedua capeng duduk dengan gaya yang santai dengan latar belakang mobil-mobil bekas. Warnanya yang kontras mengingatkan kita akan foto-foto masa lalu namun tetap memiliki sentuhan masa kini.. Kostum yang dikenakan juga sangat ‘gue banget’.. Hanya kaos dan celana jeans / rok mini. Biasanya Fotografer sudah mmemasikan ini dalam portrait package wedding Anda

Saat ini gaya tersebut belum terlalu sering digunakan sebagai tema foto portrait package pre-wedding sehingga masih banyak gaya yang bisa dieksplorasi. Bermain-mainlah dengan busana dan aksesori yang akan kalian kenakan saat pemotretan portrait package. Pilihlah gaun simpel dengan motif bunga yang nyentrik atau kemeja pas badan motif kotak-kotak ala tahun 70-an (bila pasangan pria mau mengenakannya). Pergilah ke coffee shop atau bahkan warung kopi pinggir jalan di mana kamu dan pasangan pernah duduk bareng lalu mulailah bicara ngalor ngidul dengan santai seperti dulu sementara si fotografer (portrait package) menangkap ekspresi kalian dari kejauhan... Browsing koleksi foto di website. Kumpulkan poster-poster film atau cover CD yang kamu suka dan bayangkan pose kamu dan pasangan di dalam poster tersebut! Misalnya bergaya jadul ala grup musik White Shoes & The Couples Company dengan latar belakang Monas, atau masih banyak lagi gaya spontan lainnya. Seru kan? Selamat bermain-main!

amartastudio.com

Minggu, 01 November 2009

Jadi Model Professional? Ada Rahasianya...


BAGI sebagian orang, berkiprah di dunia modeling memang menjadi profesi yang menggiurkan. Pasalnya, tidak sedikit yang dapat meretas kesuksesan jadi Model Professional hingga kancah internasional. Seperti yang dialami model belia Kimmi Jayanti.

Meski menjadi pendatang baru di panggung mode, namun pesona Kimi bisa mengalahkan model-model professional lain yang telah lama berkiprah di industri fesyen. Tak heran bila model berambut pendek warna pirang ini meraih penghargaan “Up Coming Model of The Year 2009″ versi majalah A+.

“Aku sendiri tidak pernah menyangka dapat penghargaan sebagai model pendatang baru. Pada dasarnya, semua kulakukan step by step. Menurutku, kemenangan itu bukan segalanya. Tapi usaha aku menuju ke sana, membuat mereka menghargai usahaku,” paparnya saat di temui di Buddha Bar, Jalan Teuku Umar I, Menteng, beberapa hari lalu.

Dengan kesuksesan tersebut, model professional usia 19 tahun ini pun tak pelit berbagi rahasia menjadi model profesional.

“Yang paling perlu dalam dunia model professional ialah memiliki mental kuat. Bukan hanya di dunia model saja, tetapi di dunia entertainment juga perlu. Karena semakin tinggi posisi kita, maka semakin kencang angin yang berhembus. Banyak orang yang suka, tapi ada banyak juga orang yang tidak suka. Banyak pula yang ingin menjatuhkan,” ujar model keturunan China dan India ini.

Selain mental yang kuat, masih menurut model professional yang baru terjun selama 1 tahun 6 bulan di panggung mode ini, kondisi tubuh juga harus bagus.

“Poin lainnya ialah harus menjaga kondisi tubuh. Kulit harus cantik, bentuk tubuh pun harus bagus,” imbuhnya.

Tak hanya itu, model professional yang identik dengan otak kosong segera ditepis Kimmi. Menurutnya, seorang model tak hanya cantik secara fisik, namun otak pun harus berisi. Seorang model profesional juga dituntut menjaga sikapnya.

“Brain, beauty, behaviour juga harus ada dalam diri kita. Meski dunia berubah, tapi kita harus bisa menjadi model profesional dan yang masa kini. Seorang model harus berparas cantik, kulitnya cantik, badannya bagus, dan fashionable,” jelasnya.

Meski berkulit eksotis, namun dara belia ini tak sedikit pun merasa minder. Justru dengan kulit gelapnya itu, menjadi nilai tambah yang membuatnya beda dengan orang lain.

“Kulit hitam itu seksi, dan aku selau ingin berbeda dengan orang lain. Mungkin ini adalah gejolak jiwa, aku harus berbeda dengan orang lain,” tandasnya.

adhymantovani.wordpress.com

Kamis, 29 Oktober 2009

Bagaimana Komposisi Foto Pemandangan yang Baik?

Carilah sebuat lokasi yang paling kita sukai dan kita percaya bahwa tempat itu adalah tempat yang tepat untuk membuat sebuah foto landscape. Kita harus menemukan sebuah lokasi yang benar-benar bagus untuk komposisinya dimana kita harus memperhatikan latar depan dari sebuah object yang akan kita ambil fotonya. Tanpa sebuah latar depan yang bagus, latar belakang dari object tidak akan menarik meskipun secantik apapun latar belakang tersebut. Aplikasikanlah layaknya studio foto digital yang profesional.

Contoh:

Kita akan mengambil sebuah foto landscape puncak gunung, dimana backgroundnya berupa beberapa awan kuning yang besar. Mungkin foto ini cukup bagus, tetapi akan lebih bagus lagi apabila kita menambahkan beberapa tumpukan batu di depan gunung tersebut. Dengan begitu, akan terasa lebih komplit komposisi dalam foto tersebut dimana kita juga memberikan latar depan yang bagus. Mungkin kalau ditambah 3d visual tentu akan banyak efek. Intinya ingin fotografi natural atau banyak editan?

Kemudian, jangan lupa tentang aturan didalam sebuah komposisi foto yaitu

Jangan pernah menaruh object utama ditengah2 frame foto.

Kenapa?

Karena nanti akan menjadikan sebuah Dead Center pada foto tersebut.

Apa itu Dead Center? Hmm,. Kita coba jelaskan pada topik berikutnya

www.arielz.net

Tampilan Foto Produk yang Menarik di Web

Foto liputan produk menjadi hal yang sering dilupakan dan kurang diperhatikan oleh para pemilik web usaha kecil. Padahal foto produk pada web memiliki peranan penting dalam menciptakan image.

Foto produk pada web ibarat kemasan pada riil/nyata. Produk akan menjadi semakin terlihat menarik jika dikemas dengan bagus. Begitu pun dengan foto produk Anda pada web. Jangan asal jepret memakai kamera. Perhatikan juga kamera yang Anda pakai untuk mengambil gambar produk Anda.

Apakah Anda ingin mempromosikan foto produk furniture minimalis, laptop, makanan, dll.

Oleh karena itu, jangan sepelekan masalah foto produk Anda. Luangkan waktu sebentar untuk mengedit foto produk Anda hingga menjadi jauh lebih menarik.

Ingat! Pembeli menggunakan keputusan emosional dalam membeli. Desain kemasan, desain produk adalah pembentuk image yang meningkatkan daya emosional konsumen untuk lebih memilih produknya dibanding produk lain.

www.divren.co.id

Selasa, 27 Oktober 2009

Paket Foto Wedding Terbaik

Paket foto pernikahan (portrait package) dengan harga mahal bukan jaminan bahwa Anda akan mendapat kualitas baik. Kualitas foto pengantin tidak melulu dikaitkan dengan besarnya biaya yang harus dikeluarkan, kok. Jika Anda bijak memilih, syukur-syukur kalau Anda juga mengetahui setidaknya sedikit hal dasar mengenai fotografi Anda akan lebih jeli mencari studio atau fotografer yang tidak membuat budget pernikahan Anda di luar batas.

Fotografi bukan produk generik. Jadi Anda jangan langsung memilih produk dengan harga sangat murah dan di bawah rata-rata tanpa mempedulikan kualitasnya. Adalah benar bahwa yang paket foto (
portrait package) mahal belum tentu menawarkan kualitas terbaik, namun jangan jadi langsung asal pilih yang paling murah. Perhatikan betul kualitas paket foto jika harga yang ditawarkan ternyata di bawah rata-rata.


http://mudahmenikah.wordpress.com